TULISANKU TENTANG INKLUSI

Standard

(hambatan penglihatan)

Pendidikan inklusi adalah Sistem layanan Pendidikan Khusus yang mensyaratkan anak berkebutuhan khusus belajar di sekolah-sekolah terdekat di kelas biasa bersama teman-teman seusianya. Pada pendidikan ini ada yang disebut dengan anak yang berkebutuhan khusus, ada beberapa hambatan yang terjadi dan harus memiliki kebutuhan khusus, salah satunya adalah hambatan penglihatan, hambatan penglihatan adalah Hambatan daya penglihatan, berupa kebutaan menyeluruh atau sebagian, dan walaupun telah diberi pertolongan dengan alat-alat bantu khusus, mereka masih tetap memerlukan pendidikan dengan layanan khusus .

Salah satu dari jenis hambatan penglihatan ini adalah Miopi (rabun jauh/mata dekat). Penderita miopi memiliki mata yang tidak dapat melihat benda jauh dengan jelas karena daya akomodasinya terlalu lemah. Pada penderita miopi, bayangan benda jatuh di depan retina. Cacat mata miopi dapat dibantu dengan cara menggunakan kacamata lensa positif (cembung), ini lah yang dialami oleh saya sendiri, yang memiliki sedikit hambatan pada penglihatan, setelah diperiksa mata kanan saya mengalami -1/2 dan mata kiri saya mengalami -3/4, jadi untuk membatu penglihatan saya menggunakan kaca mata,jika kacamata saya dilepas maka untuk melihat jarak jauh saya agak merasa kesulitan. seperti yang telah bapak sampaikan terkadang orang-orang yang memiliki hambatan pada penglihatannya dikatakan sedikit sombong, karena jika ada temannya yang menyapa dari jarak jauh dan yang disapa tidak menggunakan kacamata maka pada konteks inilah terjadi kesombongan itu. Saya bisa dikatakan jarang menggunakan alat bantu “kaca mata” untuk berpegian, kecuali dimata kuliah tetentu yang sering menggunakan power point. pada waktu saya tidak menggunakan kaca mata dan hendak mengantarkan tugas ke jurusan pg-paud saya diboncengi oleh teman saya dengan sepeda motor, dan ada terdengar samar-samar seseorang perempuan memanggil nama saya ketika lewat di fakultas lain, karena tidak menggunakan kaca mata, saya tidak mengetahui siapa orang itu, dia terus melambaikan tangannya, sampai motor kami jauh. Saya tetap tidak membalas lambaian tangan itu, karena memang tidak nampak dengan jelas paras orang yang memanggil dan memberikan lambaian itu. Sesampainya dirumah saya berfikir, kira-kira siapa orang yang telah menyapa tadi , dan menyesali, andai saja tadi saya menggunakan kaca mata, pasti akan tau siapa orangnya, dan membalas untuk menyapa agar tidak dicap sebagai orang sombong.

Itulah pengalaman saya yang mengalami sedikit hambatan pada penglihatan, khususnya pada jenis hanmbatan penglihatan “ miopi”.

Hheheheh sedikit berbagiii…🙂🙂😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s