METODE KIBAR DALAM BACA TULIS ALQUR’AN AUD

Standard

METODE KIBAR

  1. RIWAYAT METODE

Metode kibar disusun oleh Hj. Erweesbe Maimunati, SH yang merupakan putri dari penyusun IQRO’ KH. As’ad Humam, buku ini disusun berdasarkan uji coba dan pengalamannya mengajar anak-anak membaca Al-Quran selama belasan tahun yang dimulai sejak mengajar mengaji di Mushola Baiturrahman Kotagede Yogyakarta, kemudian membantu ayahandanya merintis TK Al-Quran dan menulis buku IQRO’.

Metode ini lebih menekankan pada penguasaan Makharijul Hurufnya. Pengenalan huruf dalam metode ini dimulai dari huruf yang hampir sama bunyinya, kemudian hampir sama lafadznya, dst. Kibar adalah metode akseleratif yang langsung mengenalkan huruf sambungnya dan tidak banyak pengulangan contoh-contohnya, sehingga lebih cepat dan fasih dalam membaca Al-Qur’an.

KIBAR adalah revolusi metode-metode membaca Al-Qur’an yang ada sebelumnya. Metode ini disusun secara aplikatif dan efektif, sehingga memberikan kemudahan bagi anak untuk dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar dalam tempo relatif singkat. KIBAR merupakan metode masa kini mengenai cara membaca Al-Qur’an yang disusun sesuai dengan perkembangan karakter anak. diharapkan dalam waktu yang relatif singkat, maksimal satu semester (6 bln) anak usia TK sudah fasih dan lancar membaca Al-Qur’an. Karena hanya terdiri dari tiga buku (ABC) maka metode ini tidak banyak memforsir anak dengan drill yang relatif membosankan. Insya Allah dengan metode yang tepat, anak akan lebih cepat fasih dalam membaca Al-Quran yang akan menjadi panduan hidupnya kelak.

Metode kibar merupakan:

  1. Metode yang disusun secara aplikatif dan efektif, sehingga memberikan kemudahan bagi anak untuk dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar dalam tempo relatif singkat.
  2. Transformasi dari singkatan Kreatif, Inovatif, Brilian, Aktif, Religius.

  1. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODE KIBAR
  2. Kelebihan

Metode Kibar dituangkan dalam buku yang terdiri dari tiga jilid dengan beberapa keunggulan. Seperti desain cover yang menarik, beraneka warna membuat anak menyukai buku sehingga bisa menumbuhkan minat belajar, hanya tiga jilid sehingga anak tidak cepat bosan dan anak dikenalkan irama murottal sejak dini.

  1. Kekurangan

bagi anak yang memiliki IQ tinggi mereka akan lebih cepat mengerti dan memahami huruf demi huruf, sedangkan bagi anak yang memiliki IQ lemah agak sulit untuk memahami dan memiliki waktu yang lama agar anak itu bisa paham tentang huruf-huruf tersebut.

  1. PRINSIP METODE KIBAR
  2. Di susun dari huruf yang hampir sama bunyinya.
  3. Di susun dari huruf yang hampir sama bentuknya.
  4. Langsung dikenalkan dengan huruf sambungnya.
  5. Pengenalan tanda baca dimulai dari yang termudah (fathah,fathah Mad, lalu fathah

tanwin, dst.)

  1. Semua materi tajwid diajarkan dalam buku kibar C.
  2. Hanya terdiri dari tiga buku (ABC).

  1. TAHAPAN MATERI

KOMPOSISI BUKU KIBAR A

  1. Dimulai dari huruf yang hampir sama bunyi dan bentuknya
  2. Langsung  dikenalkan dengan huruf sambungnya
  3. Pengenalan bacaan Mad (panjang)
  4. Pengenalan Fathah tanwin
  5. Setiap halaman terdapat huruf Hija’iyah, sebagai pengingat sekaligus bahan evaluasi.
  6. Halaman 28 dan 38 sebagai bahan efaluasi kenaikan buku

KOMPOSISI BUKU KIBAR B

  1. Pengenalan harakat kasrah (tanda baca ‘i’)
  2. Pengenalan kasroh tanwin
  3. Pengenalan dhummah
  4. Pengenalan dhummah tanwin
  5. Pengenalan tanda sukun
  6. Pengenalan huruf-huruf dan bacaan Qolqolah.

KOMPOSISI BUKU KIBAR C

  1. Pengenalan Cara Waqaf/ Berhenti
  2. Pengenalan Huruf Bertasydid
  3. Pengenalan Mad Wajib & Mad Jaiz
  4. Pengenalan Bacaan Ghunnah, Idgham, dll.
  5. Pengenalan Bacaan Ikhfa’
  6. Pengenalan Fawatihussuwar (Awal Surah)

 

  1. ASPEK KEMAMPUAN YANG DIKEMBANGKAN
  2. Buku Kibar A
    • anak dapat membedakan bunyi huruf yang hampir sama pengucapan dan bentuknya
    • Anak mampu menyambung huruf-huruf hijaiyah
    • Anak mengenal dan mampu membaca huruf mad (panjang)
    • Anak mampu membaca fathah dan fathah tanwin dengan baik

  1. Buku Kibar B
  • Anak mengenal dan dapat membaca kasrah dan kasrah tanwin
  • Anak dapat membaca dhummah dan dhummah tanwin
  • Anak mengetahui tanda sukun
  • Anak memahami bacaan Qalqalah
  1. Buku Kibar C
  • Anak menguasai bacaan waqof, tasydid, mad wajib, dan mad jaiz.
  • Anak menguasai bacaan Idghom Bigunnah dan Bilaghunnah, Iqlab, Ikhfa’, dan Idzhar
  • Anak menguasai bacaan Idgham Mimmi, Ikhfa’ Syafawi, dan Idzhar Syafawi
  • Anak menguasai bacaan fawatihus suwar (mad Lazim Kilmi dan Harfi)
  • Anak dapat tartil dan fasih membaca Al Qur’an dengan menggunakan irama rost

  1. HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN PENDIDIK
  • Menguasai Tahsinul Qira’ah dan dapat mengucapkan Makharijul Huruf dengan baik.
  • Memahami metodologi dan teknik pengelolaan kelas serta belajar-mengajar dengan

metode Kibar.

  • Memiliki Syahadah untuk mengajarkan metode Kibar.
  • Memiliki kepribadian yang baik, ikhlas, berjiwa pendidik, kasih-sayang terhadap anak, dll.
  • Memiliki ‘azzam (kemauan kuat) untuk terus menerus belajar dan mengajar.
  1. TARGET AKHIR METODE

Anak bisa membaca al-qur’an dan bisa fasih membaca  Al Qur’an tidak lebih dari enam bulan.

 

SUMBER:

http://tkatpa-baitussalam.blogspot.com/2011/11/metode-pengajaran-baca-tulis-al-quran.html

http://shodiqin1971.blogspot.com/2012/03/pembelajaran-membaca-al-quran-dengan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s