FUNGSI ZAT GIZI

Standard

GIZI DAN KESEHATAN ANAK USIA DINI

  1. Kebutuhan gizi untuk anak
  • Kebutuhan gizi anak usia 0-36 bulan

Kebutuhan gizi seseorang adalah jumlah yang diperkirakan cukup untuk memelihara kesehatan pada umumnya. Secara garis besar, kebutuhan gizi ditentukan oleh usia, jenis kelamin,aktifitas,berat,badan dan tinggi badan

Pangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Oleh karena itu, pangan harus tersedia pada setiap saat dan tempat dengan jumlah dan mutu yang memadai.

Kebutuhan energi dan protein bayi dan balita relatif besar jika dibandingkan dengan orang dewasa sebab pada usia tersebut pertumbuhannya masih sangat pesat. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara anak perempuan dan laki-laki dalam hal kebutuhan energi dan protein. Kecukupan akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Namun untuk protein, angka kebutuhannya bergantung pada mutu protein. Semakin baik mutu protein, semakin rendah angka kebutuhan protein. Mutu protein bergantung pada susunan asam amino yang membentuknya, terutama asam amino essensial.

Konsumsi pangan anak bayi dan balita harus cukup dan seimbang karena anak balita sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat.

Jumlah Kebutuhan Zat Gizi Pada Bayi

Zat Gizi Kelompok Umur (bulan)
Nama Satuan 0-6 7-12 12-36 12-36
             
Energi

Protein

Vitamin A

Tiamin

Riboflavin

Niasin

Vitamin B12

Asam Folat

Vitamin C

Kalsium

Fosfor

Besi

Seng

Iodium

kkal

gr

RE

mg

mg

mg

mg

µg

mg

mg

mg

mg

mg

µg

550

10

375

0,3

0,3

2

0,4

65

40

200

100

5

1,3

90

650

16

400

0,4

0,4

4

0,5

80

40

400

225

7

7,5

90

1000

25

400

0,5

0,5

6

0,9

150

40

500

400

8

8,2

90

Air merupakan zat gizi yang penting bagi bayi dan anak karena :

  1. Bagian terbesar dari tubuh adalah air.
  2. Kehilangan air melalui kulit dan ginjal pada bayi dan anak lebih besar daripada orang dewasa.
  3. Bayi dan anak lebih mudah terserang penyakit yang menyebabkan kehilangan air dalam jumlah banyak (dehidrasi seperti yang terjadi pada muntah-muntah dan diare berat).
    • Kandungan air bayi pada waktu lahir adalah 75% berat badan, sedangkan pada usia tua menjadi 50%. Kehilangan ini sebagian besar berupa kehilangan cairan ekstraselular. Kebutuhan air bagi bayi dan balita dalam sehari akan berfluktasi seiring dengan bertambahnya usia.

Kebutuhan Air Bayi dan Balita dalam Sehari

  • Kelompok Umur Kebutuhan Air (ml/kg BB/hari)
  • 3 hari 80-100
  • 10 hari 125-150
  • 3 bulan 140-160
  • 6 bulan 130-155
  • 9 bulan 125-145
  • 1 tahun 120-135
  • 2-3 tahun 115-125
  • Kebutuhan Gizi Untuk anak sekolah (6-13 tahun)

Pada usia sekolah ini, anak akan melakukan banyak aktivitas fisik maupun mental,seperti : bermain, belajar, berolahraga, dll. Zat gizi yang diberikan pada nya akan membantu dalam meningkatkan kesehatan tubuh anak sehingga sistm pertahanan tubuhnya berkembang dengan baik atau tidak mudah untuk terserang penyakit. Hal yang tidak mudah adalah mengawasi jenis makanan atau jajanan anak ba disekolah maupun dilingkungannya karena pada saat ini anak sudah mulaiberinteraksi dengan orang lain (temansebaya). Anak usia sekolah membutuhkan lebih banyak energi dan zat gizi yang lebih dibanding dengan anak balita.

Diperlukan pula tambahan energi, protein, kalsium, fluor, zat besikarena pertumbuhan pada kisaran usia ini sedang pesat dan aktivitas anak semakin bertambah.Untuk memneuhi kebutuan energi dan zat gizi, anak terkadang makan hingga 5 kalisehari. Namun sebaiknya anak tetap diajari untuk makan 3 kali sehari dengan menu giziyang tinggi, yaitu : sarapan, makan siang, dan makan malam. Anak juga perlu untuk diajarisarapan pagi agar dapat berfikir dengan baik di sekolah.

  1. Energi dalam makanan

ada makanan sehat yang benar-benar memberi kita energi yang tidak hanya akan meningkatkan tingkat energi anak.

Di bawah ini adalah daftar berbagai  makanan yang jika dimakan secara teratur akan membantu anak merasa lebih waspada dan berenergi pada hari-hari yang tampaknya bertahan seminggu :

1) Kacang baku, Kacang penuh dari magnesium mineral yang bantu
mengubah gula menjadi energi. Juga mengandung lemak sehat dan serat yang akan membuat Anda kenyang untuk waktu yang cukup lama. Hanya segenggam kacang, termasuk kacang mete, almond, hazelnut dan, sehari akan memberikan manfaat.

2) Biji bunga matahari dan Biji labu kaya akan vitamin B, protein, omega-3 asam lemak, magnesium dan besi, yang semuanya membantu melawan kelelahan. Mereka juga membantu untuk melawan kelaparan, membuat anak puas sampai makan kedepanya.

3) Buah jeruk termasuk jeruk, anggur, dan jeruk keprok kaya akan vitamin C. Karena berfungsi sebagai antioksidan, peningkat sistem kekebalan tubuh, dan membantu tubuh menyerap zat besi. Makan buah jeruk secara teratur akan menempatkan Anda terbaik pada hari ini, untuk mengkonsumsi vitamin C yang cukup, yang bagi menjaga tingkat energi anak.

4) Brokoli juga dikemas dengan vitamin C, serta asam folat dan karotenoid. Semua zat ini memberikan kontribusi ke tingkat energi yang lebih tinggi,

5) Bayam full  nutrisi tak terhitung, semua yang membantu tubuh untuk berfungsi secara normal. Sayuran hijau lain, seperti kangkung, memberikan manfaat juga

6) Yogurt,  penuh dengan protein, vitamin B, dan nutrisi lainnya. Hal ini membuat besar untuk masuk ke makanan kapan Anak membutuhkannya di pagi atau siang hari  mulai beraktivitas. Yogurt memberikan tubuh dengan energi secara efisien.

7) Telur mengandung energi-meningkatkan mineral termasuk seng, fosfor dan kromium. Kandungan protein yang tinggi menyajikan kontribusi untuk kepenuhan, telur jadi makan untuk sarapan dapat membuat mereka pertengahan pagi rasa lapar hilang.

  1. 3. hubungang gizi dan kesehatan

Kesehatan dan gizi dapat diartikan sebagai suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Makanan bayi ASI merupakan makanan utama, sedang lainnya sebagai makanan pelengkap. Anak usia 1 – 3 tahun sangat rentan terhadap penyakit gizi. Mereka boleh diajari makan sendiri, dengan cara mencicipi makanan yang lunak, tidak pedas dan tidak merangsang. Pemberian makanan manis pada anak usia dini tidak boleh terlalu banyak supaya tidak terjadi karies (gigi berlubang), oleh karena itu anak perlu belajar menggosok gigi. Pada usia 4 – 6 tahun kebutuhan nutrient anak relatif kurang, sebab anak sudah bisa memilih makanan sendiri, untuk itu pengertian tentang nilai gizi boleh diajarkan.

Kesehatan dan gizi anak sangat penting untuk diperhatikan sejak dini mulai dari dalam kandungan. Kesehatan dan gizi itu sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak serta kecerdasan otak anak. Anak yang mendapat gizi yang seimbang dan sehat akan tumbuh menjadi manusia yang berkualitas dan cerdas. Sejak anak masih dalam kandungan kesehatan dan gizi perlu diperhatikan, melalui ibunya. Sebab kondisi kesehatan dan gizi anak walaupun masih dalam kandungan ibu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Seorang anak usia TK sedang mengalami tumbuh kembang yang amat pesat. Pada masa ini proses perubahan fisik, emosi, dan sosial anak berlangsung dengan cepat. Proses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor dari diri anak sendiri maupun lingkungannya. Gizi yang diperoleh seorang anak melalui konsumsi makanan setiap hari berperan besar untuk kehidupan anak tersebut. Seorang anak juga dapat mengalami defisiensi zat gizi yang berakibat pada berbagai aspek fisik maupun mental. Pola makan kelompok masyarakat tertentu juga menjadi pola makan anak. Jika menyusun hidangan untuk anak, perlu diperhatikan kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat dan bertumbuh kembang. Kecukupan zat gizi ini berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan anak.

Untuk itu, perlu diperhatikan betul-betul dalam memberikan makanan pada anak, hendaknya makanan tersebut bisa menyehatkan dan memberi stimulus yang baik bagi perkembangan anak. Kecerdasan anak itu bergantung pada kesehatan dan gizinya, antara gizi dengan kesehatan dan kecerdasan itu saling berkaitan antara yang satu dengan lainnya . Jika pola makan tidak bergizi maka akan mengganggu kesehatan serta kecerdasan. Sebaliknya, Pola makan yang bergizi akan meningkatkan kinerja otak yang baik, sedangkan kesehatan itu membuat si anak dapat berkonsentrasi mengingat sesuatu dan bergerak aktif sehingga menghasilkan anak yang cerdas.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.scribd.com/doc/45243790/KEBUTUHAN-GIZI-ANAK

http://beraskuorganik.blog.com/2012/06/24/7-energi-dalam-mkanan-anda/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s