PELAYANAN KONSELING DAN PENGEMBANGAN DIRI SISWA

Standard

PELAYANAN KONSELING DAN PENGEMBANGAN DIRI SISWA

Image

  1. Program Pelayanan Bimbingan Konseling di Sekolah
  2. Makna  dan Tujuan Program

Program bimbingan dan konseling merupakan rangkaian kegiatan yang terencana, terorganisasi dan terkoordinasi selama periode tertentu(Winkel, 1881). Prayitno (2000) memberikan makna; program ini memuat unsure – unsure yang terdapat dalam berbagai ketentuan tentang pelaksaan BK dan berorientasi pada pencapaian tujaun pelayanan BK di sekolah.

Jadi, program BK adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yang terencana, diorganisisr secara baik dan dalam pelaksanaanya dikoordinir dengan penuh tanggung jawab. Tujuan program BK di sekolah adalah agara kegiatan BK di sekoalah terlaksana dengan lancer, efektif dan efesien, hasil pelaksanaa kegiatan dapat dinilai, akuntabilitas BK dapat  ditegakkan.

  1. Jenis dan Komponen / unsure – unsure program untuk masing – masing jenis :

1)      Jenis Program BK yaitu program tahunan, program semester, program bulanan, dan program harian

2)      Unsure – unsure yang harus termuat dalam program

  • Program tahunan unsure – unsurnya : nama sekolah, kelas, tahun ajaran, nama konselor/ guru pembimbing, kegiatan, bidang pengembangan, dan materi bidang pengembangan
  • Program semester, unsure – unsurnya : nama sekolah, kelas, tahun ajaran, nama konselor/ guru pembimbing, kegiatan, bidang pengembang, materi bidang pengembangan, dan semester
  • Program bulanan, unsure – unsurnya : nama sekolah, kelas, tahun ajaran, nama konselor/guru pembimbing, kegiatan, bidang pengembangan, materi  bidang pengembangan, semester dan bulan
  • Program mingguan, unsure – unsurnya : nama sekolah, kelas, bulan, minggu, tahun ajaran, nama konselor/ guru pembimbing, kegiatan, bidang pengembangan dan materi bidang pengembangan
  • Program harian (SATLAN/SATKUNG), unsure – unsurnya : nama sekolah, kelas, bulan, mingguan, tahun ajaran, nama konselor/guru bimbingan, tanggal/ waktu, jam pembimbing, sasaran kegiatan, kegiatan layanan/pendukung, materi kegiatan, alat bantu, tempat, pelaksaan, dan keterangan

 

 Image

  1. Penyusunan Program

1)      Program pelayanan BK disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) uang diperoleh melalui aplikasi instrument ( pengumpulan data dengan menggunakan instrument)

2)      Substansi program pelayanan BK meliputi keempat bidang pengembangan, 9 jenis layanan dan 6 kegiatan pendukung, format kegiatan, sasaran pelayanan dan volume / beban tugas konselor.

  1. Pelaksanaan Program

Program harian (SATLAN/SATKUNG) yang sudah dirancang dengan jelas dan rinci harus diimplementasikan ke dalam kegiatan sehari – hari. Dalam panduan pengembangan diri (2006) dikemukakan pelaksaan kegiatan pelayanan konseling.

  1. Bidang Pengembangan Pelayanan Bimbingan Konseling
  • Bidang pengembangan kehidupan pribadi yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistic.
  • Bidang pengambangan kehidupan social, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan social yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga dan warfa lingkungan social yang lebih luas.
  • Bidang pengambangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.
  • Bidang pengembangan karir, yanitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.
  1. Jenis Layanan Bimbingan Konseling
  2. Layanan orientasi,

yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekoalh/madrasah dan objek – objek yang dipelajari untuk menyesuaian diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.

 

  1. Layanan informasi

yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, social, belajar, karir/jabatan, dan pendidikan.

  1. Layanan penempatan dan penyaluran

yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, dan kegiatan ekstra kulikuler.

  1. Layanan penguasaan konten

yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasau konten tertentu, terutama kompetensi dan kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

  1. Layanan konseling perorangan

Konseling individual adalah proses belajar melalui hubungan khusus secara pribadi dalam wawancara antara seorang konselor dan seorang konseli/klien. Konseli/klien mengalami kesukaran pribadi yang tidak dapat dipecahkan sendiri, kemudian ia meminta bantuan konselor sebagai petugas yang profesional dalam jabatannya dengan pengetahuan dan ketrampilan psikologi. Konseling ditujukan pada individu yang normal, yang menghadapi kesukaran dalam mengalami masalah pendidikan, pekerjaan dan sosial dimana ia tidak dapat memilih dan memutuskan sendiri. Dapat disimpulkan bahwa konseling hanya ditujukan pada individu-individu yang sudah menyadari kehidupan pribadinya.

layanan yang membantu peserta didik dalam mengembangkan pribadi, kemampuan hubungan social, kegiatan belajar, karir, jabatan, dan pengambilan keputusan serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok.

  1. Layanan konseling kelompok

yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan maslah pribadi melalui dinamika kelompok

  1. Layanan konsultasi

Pengertian konsultasi dalam program BK adalah sebagai suatu proses penyediaan bantuan teknis untuk konselor, orang tua, administrator dan konselor lainnya dalam mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang membatasi efektivitas peserta didik atau sekolah. konseling atau psikoterapi sebab konsultasi tidak merupakan layanan yang langsung ditujukan kepada klien, tetapi secara tidak langsung melayani klien melalui bantuan yang diberikan orang lain. layanan yang membantu peserta didik atau pihak lain yang memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara – cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik atau pihak ketiga.

  1. Layanan mediasi

yaitu layanan yang membantu peserta peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antar mereka.layanan konseling yang memungkinkan permasalahan atau perselisihan yang dialami klien dengan pihak lain dapat terentaskan dengan konselor sebagai mediator.

 

  1. Kegiatan Pendukung Pelayanan Bimbingan Konseling
  2. Aplikasi instrument, yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya, melalui apliaksi berbagai instrumen, baik yang berbentuk tes maupun non tes.
  3. Himpunan data, yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia.
  4. Konferensi kasus, yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak – pihak yang dapat memberikan data.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s